BismiLLAH.
🔸قال ابن تيمية في كلام يكتب بماء الذهب ما أحوجنا إليه في هذا الزمن :
(( اﻟﻤﺴﺎﺋﻞ اﻟﻤﺸﻜﻠﺔ ﺇﺫا ﺧﺎﺽ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﻛﺜﺮ اﻟﻨﺎﺱ ﻟﻢ ﻳﻔﻬﻤﻮا ﺣﻘﻴﻘﺘﻬﺎ، ﻭﺇﺫا ﺗﻨﺎﺯﻋﻮا ﻓﻴﻬﺎ ﺻﺎﺭ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﺃﻫﻮاء ﻭﻇﻨﻮﻥ، ﻭﺃﻓﻀﻰ ﺫﻟﻚ ﺇﻟﻰ اﻟﻔﺮﻗﺔ ﻭالفتنة ))
درء تعارض العقل والنقل ٤٠٣/٨
🔹وهذا يشمل الخوض في المسائل المشكلة سواءا أكانت دينية أو سياسية أو اقتصادية أو عسكرية أو نحوها
🔸فما أكثر ما أحدث الخوض فيها من فرقة واختلاف آراء وفتنة بين الناس هم في عافية منها
كان الأولى بهم السكوت عنها
▪عن قتادة -رحمه الله تعالى- قال: "قد رأينا والله أقواماً يُسرعون إلى الفتن، وينزعون فيها، وأمسك أقوامٌ عن ذلك هيبة لله ومخافة منه؛ فلما انكشفت: إذا الذين أمسكوا أطيبُ نفساً، وأثلج صدوراً، وأخف ظهوراً من الذين أسرعوا إليها وينزعون فيها، وصارت أعمال أولئك: حزازات على قلوبهم كلما ذكروها.
وأيم الله، لو أن الناس يعرفون من الفتنة إذا أقبلت كما يعرفون منها إذا أدبرت لعقل فيها جيل من الناس كثير، والله ما بعثت فتنة قط إلا في شبهة وريبة إذا شبّت".
كتاب حلية الأولياء، ج: (٢). ص: (٣٣٦-٣٣٧).
فما أحسن كف اللسان عن الخوض الذي لا ينفع
وليس كل ما يعلم يقال
بعض المسائل من المصلحة الكف عنها وإن كنت تعلم وجه الحق فيها
درءا للمفسدة المترتبة على الخوض فيها
خاصة أمام من لا يحسنها من الجهال...
ويشهد لهذا المعنى قوله تعالى (( وإذا جاءهم أمر من الأمن أو الخوف أذاعوا به ولو ردوه إلى الرسول وإلى أولي الأمر منهم لعلمه الذين يستنبطونه منهم ... )) ففيه رد الأمور إلى أهلها من المختصين
وليس للناس الخوض في كل مجال لا يحسنونه - من أمور الفقه والسياسة والاقتصاد والحرب ... -
🔻بل هذا هو فعل الرويبضة الذين عرفهم الرسول عليه الصلاة والسلام بقوله ( الرجل التافه يتكلم في أمر العامة )
عصمنا الله وإياكم من الزلل
اللهم احفظنا والمسلمين من الفتن ما ظهر منها وما بطن...آمين.
منقول
🔶 Berkata Ibn Taymiah pada perkataan Yang ditulis dengan Tinta Emas , Alangkah butuhnya kita kepadanya di Masa ini :
(( Berbagai Permasalahan yang apabila menyelaminya kebanyakan Manusia padahal mereka tidak memahami hakikatnya , dan ketika mereka berselisih padanya timbulah diantara mereka berbagai Hawa dan Sangkaan , dan hal itu mengantarkan kepada Perpecahan serta Fitnah ))
Dar`uta'aarudil 'aqli wannaqli 8/403
🔷 dan ini meliputi berdalam - berdalam pada berbagai permasalahan sama saja apakah itu perkara Agama atau Politik , atau Ekonomi atau Militer , atau semisalnya
🔶 Maka betapa banyak yang terjadi berdalam - dalam padanya berupa perpecahan serta perselisihan pandangan dan fitnah diantara Manusia yang mereka tidak bisa selamat darinya
Maka yang paling utama bagi mereka adalah DIAM DARINYA
◾ Dari Qatadah - rahimahullah Ta'aala - berkata : sungguh kami telah melihat demi Allah beberapa Kaum yang bersigegas kepada Fitnah , serta cenderung kepadanya , dan beberapa Kaum yang menahan diri darinya karena memuliakan Allah serta takut kepadaNya ; sehingga tatkala ia tersingkap : ketika orang - orang yang menahan diri darinya adalah yang paling baik jiwanya , serta yang paling tentram dadanya , dan paling sedikit tampilnya daripada orang - orang yang bersigegas kepadanya serta cenderung kepadanya , sementara jadilah amalan - amalan mereka tersebut yang akan menyayat hati - hati mereka setiap kali mereka mengingatnya
Dan demi Allah , kalaulah Manusia mengenal Fitnah apabila datang sebagaimana mereka mengenalnya apabila pergi niscaya akan memahaminya kebanyakan Manusia padanya, sementara demi Allah tidaklah dibangkitkan suatu fitnah sedikitpun melainkan di dalam kesamaran serta ketidakpastian yang apabila dia masih baru "
Kitab hilyatil auliyaa` , jilid ( 2 ) . Hal : ( 336 - 337 )
MAKA ALANGKAH baiknya menahan lisan dari menyelami sesuatu yang tidak bermanfa'at serta tidaklah seluruh yang diketahui lalu kemudian dikatakan
Sebagian permasalahan bermaslahat untuk ditahan darinya sekalipun engkau mengetahui sisi kebenaran darinya
Dalam rangka menolak mafsadah yang akan diakibatkan dari menyelaminya
Terkhusus didepan orang - orang yang tidak pantas padanya disebabkan kebodohannya ...
Dan penyokong terhadap makna ini adalah perkataan Allah Ta'aala
(( dan apabila datang kepada mereka suatu perkara berupa keamanan atau ketakutan yang mereka menyebarkannya dan kalaulah seandainya mereka mengembalikannya kepada Rosul serta kepada Para Ulama diantara mereka niscaya akan mengetahuinya orang - orang yang ingin mengetahui kebenarannya dari mereka .....))
Maka padanya terdapat berupa menyerahkan berbagai perkara kepada yang ahlinya dari orang - orang yang berkompeten
Dan bukanlah bagi Manusia memasuki setiap tempat yang dia tidak berkompeten padanya - dari perkara fiqih dan politik serta ekonomi dan militer ( perang ) ...
🔻BAHKAN ini merupakan perbuatan Arruwaibidhoh yang Rosul telah menginformasikannya 'alaisshalaatu wassalaam dengan sabdanya ( LELAKI DUNGU BERBICARA TENTANG URUSAN UMAT )
semoga Allah menjaga kami dan kalian dari berbagai ketergelinciran
Ya Allah jagalah kami serta kaum Muslimin dari berbagai fitnah yang tampak dan yang tersembunyi ....Amin
faedah WA Almultaqa Assalafy Indonesia - Tas Riau
Pent. Muhammad RizQ
