BismiLLAH.
📚 Hukum Mendahului Kakak Dalam Pernikahan 📚
لفضيلة الشيخ محمد بن صالح العثيمين 💥
السؤال:
أنا شاب صغير عمري ٢١ سنة، أريد الزواج ولي أخوان كبيران لم يتزوجا بعد.
فهل يجوز أن أتزوج قبلهما...؟
الجواب:
أقول للأخ السائل لست صغيرا على الزواج.
فعمرو بن العاص تزوج وله إحدى عشرة سنة وجاء بولد.
ولهذا ليس بينه وبين ابنه إلا ثلاث عشرة سنة.
فأقول للأخ "توكل على الله وتزوج، وأخوالك الكبيران متى تيسر لهما الزواج يتزوجان.
وهذا من الخطأ عند بعض الناس أنه لا يزوج البنت الصغيرة مع وجود أكبر منها وهذا حرام.....
🔺 Soal :
Aku seorang pemuda berumur 21 tahun, ingin menikah tetapi Aku masih mempunyai dua orang kakak yang belum menikah.
Maka apakah boleh Aku menikah sebelum mereka...
✅ Al-Jawab :
Aku katakan kepada akh penannya, bahwa Kamu bukan lagi dikatakan kecil untuk menikah.
Lihat 'Amru Bin Al-'Aas, dia menikah di saat umurnya sebelas tahun dan diao mempunyai anak.
Maka dari itu, jarak umur antara dia dengan anaknya (Abdullah) hanya terpaut 13 tahun saja.
Maka Aku katakan "Bertawakalah kepada Allah lalu menikahlah, ada pun dua kakakmu, kapan dia diberi kemudahan maka menikahlah.
Dan ini suatu kesalahan yang jelas di kalangan manusia, yaitu tidak menikahkan anak perempuan kecilnya (yang sudah ingin menikah_pent), hanya karna dia mempunyai kakak yang belum menikah.
Maka ini berdosa bagi orangtuanya. ✅
(Lihat: Fatwa Ibni Utsaimin, hal 657)
✏Pent : Abu Arkan_Banten.
Rumah Dakwah PCI.
Al Multaqos Salafy Indonesia - Tas Riau
