Kajian Malam Rabu Kitab Riyadushsholihin

BismiLLAH.

 Audio Kajian Malam Rabu
๐Ÿ“š Kitab Syarah Riyadhus Shalihin bab Muraqobah
๐Ÿ”บTanggal 11 November 2014/ 18 Muharam 1436H
๐Ÿ”นBersama Al Ustadz Dzul Akmal, Lc. Hafidzahullah

 Diantara yang termasuk praktek keadilan adalah
Seorang pemimpin menegakkan hukum-hukum Allah yang telah di fardhu-kan.
Lihatlah bagaimana adilnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menegakkan hukum Allah

Dikisahkan dalam sebuah hadist bahwa seorang wanita dari Bani Mahzum mencuri. Mereka berkata; "Siapa yang akan menyampaikannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Ternyata, tidak ada seorangpun yang berani mengutarakannya. Maka Usamah lah menyampaikan masalah tersebut, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apakah kamu meminta keringanan atas pelanggaran terhadap aturan Allah?".
Kemudian beliau berdiri menyampaikan khuthbah lalu bersabda: "Sesunguhnya orang-orang sebelum kalian menjadi binasa karena apabila ada orang dari kalangan terhormat mereka mencuri, mereka membiarkannya, sebaliknya apabila ada orang dari kalangan rendah mereka mencuri, mereka menegakkan sanksi hukuman atasnya. Demi Allah, sendainya Fathimah bin ti Muhamamd mencuri, pasti aku potong tangannya". 

Janganlah seorang pemiminpin memberikan kedudukan kepada seseorang kecuali sesuai dengan keahliannya dan amanah.
Hendaklah ia memilih seorang yang kuat dan amanah (terpercaya). Karena dengan kekuatannya, ia mampu melakukan pekerjaan dengan baik. Dan dengan sifat amanahnya, ia akan menempatkan pada tempatnya semua perkara yang berkaitan dengan tugasnya. Dengan kekuatannya pula, ia sanggup menunaikan kewajiban yang telah dibebani atasnya. 
▫Allah telah mengkhabarkan tentang salah satu dari kedua anak perempuan seorang penduduk Madyan, ia berkata kepada ayahnya tatkala Nabi Musa Alaihissallam mengambilkan minum untuk hewan ternak kedua wanita tersebut: 

"… Wahai bapakku, ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya". [al Qashash/28 : 26]. 

▫Allah Subhanahu wa Ta'ala juga telah mengkhabarkan tentang 'Ifrit dari golongan jin, yang memperlihatkan kesanggupannya kepada Nabi Sulaiman Alaihissallam untuk membawa singgasana Balqis: 

"…Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya". [an Naml/27 : 39]. 

Maknanya, ia memiliki kemampuan untuk membawa dan mendatangkannya, sekaligus menjaga apa yang terdapat di dalamnya. 

๐Ÿ”ธKemudian, lawan dari sifat kuat dan amanah adalah lemah dan khianat. Sehingga, inipun menjadi dasar atas diri seseorang untuk tidak dipilih dan dibebani kepercayaan atau pekerjaan. Bahkan, mengharuskan untuk menjauhkannya dari kepercayaan atau pekerjaan. 

Tahun-tahun Penipuan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menceritakan keadaan manusia di akhir zaman,

"Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh penipuan. Pendusta dianggap benar, sementara orang yang jujur dianggap dusta. Pengkhianat diberi amanat, sedangkan orang amanah dianggap pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah angkat bicara." Ada yang bertanya, "Apa itu Ruwaibidhah?". Beliau menjawab, "Orang bodoh (masalah agama) yang turut campur dalam urusan masyarakat." (HR. Ahmad 7912, Ibnu Majah 4036, Abu Ya'la al-Mushili dalam musnadnya 3715, dan dinilai hasan oleh Syuaib al-Arnauth).

https://www.dropbox.com/s/w0bzok18696cglc/Syarah-Riyadhus-Shalihin-Jilid-ke-1-tgl11-11-14.mp3?dl=0

(catatan: jika link tidak muncul untuk sebagian android, silahkan di kopi paste ke halaman URL browsing anda)

Syi'ar Sunnah

Instagram