Wahai Penuntut Ilmu

BismiLLAH.

💥تمهل ياطالب العلم💥

قال الشيخ ابن باز رحمه الله :
فكل عالم له أخطاء، فالواجب أن ينبه على أخطائه بالأسلوب الحسن، ولكن ما ينفر منه وهو من أهل السنة، بل يوجه إلى الخير، ويعلم الخير، وينصح بالرفق في دعوته إلى الله، عز وجل وينبه على خطئه، ويدعى الناس إلى أن،، يطلبوا من العلم، ويتفقهوا عليه مادام من أهل السنة والجماعة، فالخطأ لا يوجب التنفير منه، ولكن ينبه على الخطأ الذي وقع منه فكل إنسان له أخطاء، ولكن الاعتبار بما غلب عليه، وبما عرف عنه من العقيدة الطيبة، فالواجب على الدعاة إلى الله أن يتصبروا، وأن يرفقوا وأن لا يعجلوا من أمورهم، وأن يتحروا الحق وأن يحذروا التنفير من أهل العلم، وأن يحذروا أسباب الشحناء والعداوة، بل عليهم أن يحرصوا على كل أسباب الاجتماع بين أهل العلم وأهل السنة والجماعة في دعوتهم إلى الله وترغيبهم للناس في الخير، حتى يكثروا الدعاة إلى الله وحتى ينتشروا،i وحتى يرغب الناس في الدعوة والأخذ عنهم فإذا سمعوا هذا ينفر من هذا وهذا ينفر من هذا ضاعت الدعوة، وساءت الظنون.،،
فالواجب على علماء السنة التعاون على البر والتقوى، والتواصي بالحق والرفق فيما بينهم، والحرص على إزالة أسباب الفرقة والاختلاف، والتفاهم في الأخطاء والغلط، كل واحد يخطئ لا بد من التفاهم بين الجميع بالمكاتبة أو بالاجتماع أو بالهاتف، حتى تزول الفرقة حتى تزول الوحشة، وحتى يجتمع الجميع على الحق والدعوة إليه، في مساجدهم وفي بيوتهم، وفي مجتمعاتهم، فالواجب التعاون على البر والتقوى، والتناسي عما قد
يقع من زلة وهفوة، من ذا الذي يسلم، المهم أن تكون الدعوة سلفية، على طريق الصحابة رضي الله عنهم وأرضاهم، وأتباعهم بإحسان، معتمدا على كتاب الله وسنة رسوله عليه الصلاة والسلام لا على الأهواء ولكن على كتاب الله وسنة رسوله ولا على التقليد لفلان وفلان، يقول الله جل وعلا: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا} (1) ويقول سبحانه {وَمَا اخْتَلَفْتُمْ فِيهِ مِنْ شَيْءٍ فَحُكْمُهُ إِلَى اللَّهِ ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبِّي عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ} (2) هذا هو الواجب على الجميع، ويقول النبي صلى الله عليه وسلم: «إذا حكم الحاكم فاجتهد فأصاب فله أجران، وإذا حكم فاجتهد فأخطأ فله أجر (3) » فالداعي إلى الله والعالم الموجه إلى الخير، إذا أخطأ له أجر الاجتهاد، وإذا أصاب له أجران، ما دام على الطريقة،،
السلفية، طريقة أهل السنة، مادام موحدا قاصدا للخير، فقد يغلط فإن أصاب فله أجران، وإن أخطأ فله أجر، المهم أن تكون أصوله مستقيمة، وأن يكون على الطريق السوي على طريق سلف الأمة، تابعا لأصحاب الرسول صلى الله عليه وسلم، ولأئمة الإسلام، يريد تفهيم الناس الخير، يريد توجههم إلى طاعة الله ورسوله، يريد كفهم عن محارم الله، يريد كفهم عن البدع التي انتشرت بين الناس، وليس بشرط أن يكون معصوما، العصمة للرسل فيما يبلغون عن الله، لكن يجتهد ويحرص على طلب الحق بالأدلة الشرعية، ومن صدق في ذلك وأخلص لله، وفقه الله وأعانه، فمن علم الله من قلبه الصدق والإخلاص، وأنه يريد الحق فالله سبحانه يعينه ويسدده.إلخ.

مجموع فتاوى العلامة عبد العزيز بن باز رحمه الله: 27/ 20- 23

💥 Pelan - Pelanlah Wahai Penuntut Ilmu 💥

Berkata Asy Syaikh Ibn Baaz rahimahullah :
Maka setiap Yang Alim ( berilmu ) memiliki kesalahan , maka wajib untuk dia diingatkan atas kesalahannya dengan cara yang baik ,
Dan tidak lari darinya karena dia seorang Ahlissunnah , bahkan diarahkan kepada kebaikan , serta diajarkan kebaikan , dan dinasehati dengan kelembutan didalam menda'wahinya ke jalan Allah 'Azza Wa Jalla dan dia diingatkan diatas kesalahannya , dan diajak Manusia untuk menuntut Ilmu , serta belajar dengannya selama dia adalah seorang Ahlissunnah wal Jama'ah , maka kesalahan tidak mengharuskan lari darinya , akan tetapi diingatkan dari kesalahan yang dia terjatuh padanya . Maka setiap Insan dia memiliki kesalahan , akan tetapi yang menjadi penilaian adalah apa yang menjadi dominan padanya , dan apa yang telah diketahui darinya berupa Aqidah Yang baik , maka wajib atas para da'i kejalan Allah untuk berusaha sabar , dan berlemah lembut serta tidak tergesa - gesa didalam berbagai perkara mereka , dan berupaya kepada kebenaran serta khawatir membuat orang lari dari Ahli Ilmu , dan berhati - hati dari sebab - sebab perkelahian dan permusuhan , bahkan wajib atas mereka untuk bersemangat terhadap setiap sebab - sebab persatuan diantara Ahli Ilmu dan Ahlissunnah wal jama'ah di dalam da'wah mereka kejalan Allah serta memotifasi mereka didalam menyampaikan kebaikan kepada Manusia , hingga banyak para da'i ke jalan Allah dan hingga mereka tersebar , dan hingga Manusia cinta terhadap da'wah serta menimba dari mereka , maka apabila mereka mendengarkan ini membuat lari dari ini dan ini membuat lari dari ini niscaya da'wah akan terabaikan , dan jeleklah berbagai sangkaan ,,
Maka wajib atas para Ulama Sunnah tolong menolong diatas kebaikan dan taqwa , saling nasehat menasehati dengan kebenaran serta berlemah lembut sesama mereka , dan bersemangat untuk hilangnya sebab - sebab perpecahan dan perselisihan , dan saling memahami didalam kesalahan serta keteledoran yang terjadi , setiap yang bersalah maka mesti saling memahami diantara semuanya dengan menulis surat atau berkumpul atau dengan telepon , sehingga sirnalah perpecahan , sehingga sirnalah permusuhan , dan sehingga seluruhnya bersatu diatas kebenaran dan da'wah kepadanya , di masjid - masjid serta dirumah - rumah mereka , dan dikomunitas mereka , maka wajib tolong menolong diatas kebaikan dan taqwa dan saling melupakan dari apa yang terkadang terjadi berupa ketergelinciran dan kesalahan , tidak ada yang selamat , yang terpenting da'wah adalah salafiyyah , diatas jalan para sahabat radiyallahu 'anhum wa ardhoohum , serta yang mengikuti mereka dengan baik , yang bersandarkan diatas Kitab Allah dan Sunnah Rosulullah 'alaihisshalaatu wassalaam dan tidak diatas Hawa akan tetapi diatas kitab Allah dan Sunnah RosulNya dan tidak diatas taqlid terhadap fulan dan sifulan
Allah Jalla wa 'ala berfirman : { Wahai orang - orang yang beriman ta'atilah Allah dan ta'atilah Rosul serta Ulil amri kalian sehingga jika kalian berselisih didalam sesuatu maka kembalikanlah kepada Allah dan Rosul jika seandainya kalian beriman kepada Allah dan Hari Akhir yang demikian itu lebih baik dan penafsiran yang lebih baik } dan Allah berfirman { dan apa yang kalian perselisihkan padanya dari sesuatu maka keputusannya kepada Allah dan itulah Allah merupakan Robbku kepadanya saya bertawakkal dan kepadaNya saya kembali }
Ini adalah wajib atas seluruhnya , dan bersabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam : << apabila memutuskan seorang Hakim maka dia telah mengerahkan upayanya sehingga dia benar maka baginya dua pahala , dan apabila dia memutuskan dan telah mengerahkan upayanya lalu dia salah maka baginya satu pahala >>
Maka seorang da'i kejalan Allah dan Alim yang megarahkan kepada kebaikan , apabila dia salah maka baginya pahala Ijtihadnya , sedangkan apabila dia benar maka baginya dua pahala , selagi dia diatas jalan salafiyyah , jalan ahlissunnah , selagi dia bertauhid serta bermaksud kepada kebaikan , yang terpenting hendaklah pokok dasarnya lurus , dan dia berada diatas jalan yang lurus diatas jalan salaful ummah , mengikuti para sahabat Rosul shallallahu 'alaihi wasallam , serta para Ulama Islam , berkeinginan memahamkan Manusia kepada kebaikan , ingin mengarahkan mereka untuk menta'ati Allah dan RosulNya , ingin menahan mereka dari yang diharamkan oleh Allah , ingin menahan mereka dari berbagai kebid'ahan yang telah menyebar ditengah - tengah Manusia , dan tidaklah dengan syarat ketentuan dia adalah seorang yang ma'shum , karena kema'shuman bagi para Rosul didalam apa yang mereka sampaikan dari Allah , akan tetapi hendaklah dia seorang yang bersungguh - sungguh serta bersemangat untuk mencari kebenaran dengan dali- dalil syari'at , dan siapa saja yang jujur didalam hal itu serta ikhlas kepada Allah , niscaya Allah akan memberikan taufiq kepadanya serta menolongnya , sehingga barangsiapa yang Allah ketahui didalam hatinya berupa kejujuran serta ikhlasan , dan bahwa dia menginginkan kebenaran maka Allah pasti akan menolongnya serta menunjukinya ..

Majmu' fataawy Al'allaamah Abdil Aziz Ibn Baaz rahimahullah 20- 23 / 27

✏ Faedah WA Almultaqa Assalafy Indonesia - Tas Riau
Pent . Muhammad RizQ.

Syi'ar Sunnah

Instagram