BismiLLAH.
💥 من أقوال العلماء في أخذ العلم مشافهة لا من الكتب 💥
قال الإمام سليمان بن موسى : " لا يؤخذ العلم من صَحَفي " .
مقدمة التمهيد لابن عبد البر (ج١/ص٤٦) ، والخطيب في الكفاية (ج١/ص٤٧٨) .
💢 قال الشافعي رحمه الله " من تفقه من بطون الكتب ضيع الأحكام " .
تذكرة السامع والمتكلم (ص١٨٧) .
💢 وفي تذكرة السامع أيضاً (ص١٨٧) قال : " وكان بعضهم يقول : من أعظم البلية تمشيخ الصحيفة ." . أي : الذين تعلَّموا من الصحف . انتهى
💢 وقال الإمام الأوزاعي : " كان هذا العلم كريمًا ، يتلقاه الرجال بينهم ، فلما دخل الكتب دخل فيه من غير أهله " .
البيهقي في المدخل (ص٤١٠) ، والدارمي في مسنده (ج١/ص٤١٩) .
Diantara perkataan-perkataan para 'Ulama dalam perkara mengambil 'ilmu secara lisan bukan dari kitab-kitab.
📕 Berkata Al Imam Suleiman bin Muusa: "Jangan diambil 'ilmu seorang wartawan". - dari seorang yang hanya belajar dari kitab-kitab saja.
Muqaddimah At Tamhiid oleh Ibnu 'Abdil Barr (1/46), dan Al Khathiib dalam Al Kifaayah (1/478).
📗 Berkata Al Imam Asy Syaafi'iy rahimahullahu Jalla wa 'Alaa: "Barang siapa yang mendalami 'ilmu hanya dari lembaran-lembaran kitab dia akan menyia - nyiakan hukum".
Tadzkiratus Saami' wal Mutakallim, hal. (187).
📘 Dalam Tadzkiratus Saami' juga, hal. (187) berkata: "Sebagian para 'Ulama mengatakan: "diantara musibah yang paling besar adalah seseorang menjadi seorang syaikh dari lembaran-lembaran kertas". artinya: mereka yang belajar hanya dari lembaran-lembaran kertas.
📙 Berkata Al Imam Al Auza'iiy: "Dahulu 'ilmu sangat mulia, para 'ulama mempelajarinya sesama mereka, maka takkala masuk kitab-kitab masuklah padanya orang yang bukan ahlinya".
Al Baihaqiy dalam Al Madkhal, hal. (410), dan Ad Daarimiy dalam Musnadnya, (1/419).
📝📝📝 Pent. Abu Khaulah, Al Multaqaa As Salafiy Indonesia - Wa Tas Riau.
