BismiLLAH.
ﻓـــــﺎﺋﺪﺓ ~
"ﺇﺫﺍ ﺃﺭﺩﺕ ﺃﻥ ﺗﻘﺘﻞ ﻓﺄﺭﺓ ، ﻭﻗﺘﻠﻬﺎ ﻣﺴﺘﺤﺐ ، ﻓﺄﺣﺴﻦ ﺍﻟﻘﺘﻠﺔ ،
ﺍﻗﺘﻠﻬﺎ ﺑﻤﺎ ﻳﺰﻫﻖ ﺭﻭﺣﻬﺎ ﺣﺎﻻ ، ﻭﻻ ﺗﺆﺫﻫﺎ ،
ﻭﻣﻦ ﺃﺫﻳﺘﻬﺎ : ﻣﺎ ﻳﻔﻌﻠﻪ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺣﻴﺚ ﻳﻀﻊ ﻟﻬﺎ ﺷﻴﺌﺎ ﻻﺻﻘﺎ
ﺗﻠﺘﺼﻖ ﺑﻪ ، ﺛﻢ ﻳﺪﻋﻬﺎ ﺗﻤﻮﺕ ﺟﻮﻋﺎ ﻭﻋﻄﺸﺎ ، ﻭﻫﺬﺍ ﻻ ﻳﺠﻮﺯ ،
ﻓﺈﺫﺍ ﻭﺿﻌﺖ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻼﺻﻖ ﻓﻼ ﺑﺪ ﺃﻥ ﺗﻜﺮﺭ ﻣﺮﺍﺟﻌﺘﻪ ﻭﻣﺮﺍﻗﺒﺘﻪ ﺣﺘﻰ
ﺇﺫﺍ ﻭﺟﺪﺕ ﻓﻴﻪ ﺷﻴﺌﺎ ﻻﺻﻘﺎ ﻗﺘﻠﺘﻪ .
ﺃﻣﺎ ﺃﻥ ﺗﺘﺮﻙ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻼﺻﻖ ﻳﻮﻣﻴﻦ ﺃﻭ ﺛﻼﺛﺔ ﻭﺗﻘﻊ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻔﺄﺭﺓ ﻭﺗﻤﻮﺕ
ﻋﻄﺸﺎً ﺃﻭ ﺟﻮﻋﺎً ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺨﺸﻰ ﻋﻠﻴﻚ ﺃﻥ ﺗﺪﺧﻞ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﺑﺬﻟﻚ ،
ﻷﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : ( ﺩﺧﻠﺖ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﻓﻲ ﻫﺮﺓ
ﺣﺒﺴﺘﻬﺎ ﺣﺘﻰ ﻣﺎﺗﺖ ﻻ ﻫﻲ ﺃﻃﻌﻤﺘﻬﺎ ﻭﻻ ﻫﻲ ﺃﺭﺳﻠﺘﻬﺎ ﺗﺄﻛﻞ ﻣﻦ
ﺧﺸﺎﺵ ﺍﻷﺭﺽ) .
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﺷﺮﺡ " ﺭﻳﺎﺽ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ " ٤ /٥٩٦ . ﻟﻠﺸﻴﺦ
ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﺻﺎﻟﺢ ﺍﻟﻌﺜﻴﻤﻴﻦ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
🍂🍃🍂🍃🍂🍃
📘FAEDAH 📙
((Apabila engkau ingin membunuh tikus, dan membunuhnya dibolehkan, maka hendaklah membunuhnya dengan cara yang baik, bunuhlah dia dengan apa-apa yang akan membuat dia mati segera, dan jangan disakiti dia, dan diantara bentuk menyakiti dia: apa yang dilakukan oleh sebagian manusia yang sekira kira dia memasang alat perangkap dalam bentuk lem yang akan membuat tikus tersebut lengket dengannya, kemudian dia tinggalkan tikus tersebut mati dalam kelaparan dan haus, dan ini tidaklah dibolehkan, maka apabila kamu memasang alat perangkap lem ini hendaklah kamu berulang ulang melihatnya dan memantaunya sampai kamu mendapatkan dia lengket padanya lalu hendaklah kamu bunuh.
Adapun bila kamu tinggalkan alat perangkap yang berbentuk lem dua hari atau tiga hari dan terjatuh diatasnya seekor tikus dan mati dalam keadaan haus atau lapar, sungguh dikhawatirkan atas engkau akan masuk neraka dikarenakan demikian, karena Nabi Shollallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
(Masuk neraka seorang wanita dikarenakan seekor kucing yang dia kurung sampai mati, dia tidak memberinya makan dan tidak melepaskannya supaya dia memakan dari makanan-makanan yang ada ditanah)).
📚📚📚 Syarh Riyaadhush Shoolihin (4/596), oleh Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al 'Utsaimin rahimahullahu Ta'ala.
📝📝📝 Pent. Abul Mundzir, Al Multaqaa As Salafiy Indonesia, Wa Tas Riau.
