Klarifikasi Syaikh Ruzeiq dari pemberitaan yang benar


1436 H /6/20

 Alhamdulilahirobbil'alamin washalaatu wassalaamu 'ala Rosulihi Al amin , wa'ala aalihi washahaabatihi Algurril mayaamiin , wamantabi'ahum biihsaanin ilaa Yaumiddiin ..

Saudara - saudaraku yang kucintai di Negeri Indonesia . Sesungguhnya telah sampai kepadaku bahwa sebagian saudara - saudara kami sesama Salafy , menyebarkan di Indonesia dua perkara seputar saudara kami Dzul Akmal dan saudara - saudaranya di Sumatera .
Perkara pertama : Dia sudah lama sekitar tiga tahun yang lalu , yaitu bahwa DR. Muhammad Ibn Haady Almadkhaly mentahzir Dzul Akmal dan saudara - saudaranya di Sumatera .
Dan demi Allah ini adalah perkara yang batil dan dusta terhadap Syaikh Muhammad Ibn Haady dan para ikhwah yang ada di Sumatera.
Sesungguhnya saya telah bertanya kepada Syaikh Muhammad - hafidzahullah - dua hari yang lalu di rumah beliau , maka beliau menyatakan kedustaan hal itu dan beliau memberi tahu kepada saya bahwa Dzul Akmal murid beliau demikian pula al - akh Muhammad Wildan .

Perkara yang kedua :
Mereka menyebarkan pada beberapa hari ini bahwa Al'allaamah Rabii'ussunnah ketika dikunjungi oleh Dzul Akmal dan teman - temannya , bahwa Syaikh mengusir mereka dari rumah beliau . Demi Allah ini adalah kedustaan terhadap Syaikh kemudian terhadap Dzul Akmal dan teman - temannya .
Sesungguhnya saya bersama mereka dan Putra Syaikh Rabee' , Ustadz Ahmad - waffaqahullah - bersama kami , Syaikh menyambut kami dengan wajah ceria seperti kebiasaan beliau pada para tamu beliau .
Dan telah terjadi diskusi seputar da'wah di Indonesia , kemudian Syaikh berkata kepada Dzul Akmal telah sampai kepada kami tentang kamu , bahwa kamu telah membela Alhajuury , maka Dzul Akmal menjawab : adapun sebelum ada tahdzir terhadapnya dan terhadap apa yang dia terjerumus didalamnya maka memang demikian , dan keadaan saya sama seperti keadaan setiap Salafy didalam perkara itu . Adapun setelah adanya Tahdzir terhadapnya dan penjelasan tentang bencana - bencana yang ada pada dirinya maka tidaklah demikian . Demi Allah saya tidak membelanya sesungguhnya ini hanya tuduhan yang sebagian orang ingin melekatkannya kepada diriku padahal saya berlepas diri darinya .
Demikian pula beliau bertanya kepadanya tentang Dzulqarnaen , apakah engkau membelanya ? , atau memiliki hubungan dengannya ? , maka Dzul Akmal menjawab : dengan ucapannya : melainkan saya memiliki pernyataan didalam menasehatinya namun dia tidak rujuk dan tidak mendengar nasehat saya .
Kemudian Al - akh Dzul Akmal kembali mengunjungi Syaikh dengan ditemani oleh Akhuna Usamah Ibn Athoyaa , dan Syaikh tidak mengusirnya .
maka saya katakan : 

DIATAS DASAR APA KEDUSTAAN INI DITUJUKAN KEPADA SAUDARA KAMI YANG SALAFY DZUL AKMAL  , DAN MENGAPA DILAKUKAN UPAYA INI DIDALAM MEMECAH BELAH SALAFIYAH DI NEGARA INDONESIA ?!

Maka saya katakan kepada mereka yang menyebarkan kedustaan - kedustaan ini :

BERTAKWALAH KEPADA ALLAH , DAN JADILAH KALIAN ORANG - ORANG YANG MERASA DIAWASI OLEH ALLAH ,DAN KETAHUILAH KALIAN AKAN DITANYA TENTANG KEDUSTAAN - KEDUSTAAN INI .

Dan sesungguhnya saya telah menyampaikan diawal dauroh yang ketiga bahwasannya siapa saja yang memiliki sesuatu ( kritikan ) terhadap saudara - saudaranya maka silahkan mereka duduk bersama saudara - saudaranya dihadapan para Masyaikh di Madinah Nabawiyah agar bisa diselesaikan problem - problem yang ada dan agar diketahui siapa yang memecah belah dan siapa pula yang antusias mempersatukan kalimat .
Saya kembali mengatakan : Hendaklah semua pihak bertakwa kepada Allah dan semoga Allah menghindarkan kita dari tindakan memecah belah da'wah .
Dan Allah lah Yang memberi Petunjuk kepada Jalan Yang lurus ...

 Ditulis oleh Seseorang Yang Mengharapkan Ampunan Robbnya Yang Maha Mulia
 Ruzaiq Ibn Haamid Alqurasy
Pada Hari Kamis pagi
20/6/1436 H
 Pent. Ustadz Muhammad Wildan Lc.
Madinah Nabawiyah
 Multaqa Assalafy Indonesia - TAS Riau.

1436 H /6/20

الحمدلله رب العالمين  والصلاة والسلام  علي رسوله الامين. وعلي آله وصحابته الغر الميامين. ومن تبعهم باحسان الي يوم الدين. ..
احبتي في الله في البلاد الاندونيسية. لقد بلغني ان بعض اخواننا السلفيين يشيعون في اندونيسيا امرين حول اخينا ذي الاكمل واخوانه في سومطرا. الامر الاول وهو قديم من حوالي ثلاث سنوات. وهو ان الدكتور محمد بن هادي المدخلي يحذر  من ذي الاكمل واخوانه في سومطرا  وهذا والله باطل وكذب على الشيخ محمد بن هادي وعلي الاخوة في سومطرا. فلقد سالت الشيخ محمد حفظه الله قبل يومين في منزله فكذب ذلك واخبرني ان ذا الاكمل تلميذه وكذلك الاخ محمد ولدان  .الامر الثاني يشيعون في هذه الايام ان العلامة الوالد ربيع السنة لما زاره ذو الاكمل ورفاقه طردهم الشيخ من منزله وهذا والله لصريح الكذب والافتراء على الشيخ ثم على ذي الاكمل ورفاقه ولقد كنت معهم وكان الدكتور محمد بن ربيع معنا استقبلنا الشيخ بوجه طلق كعادته مع ضيوفه. ودار النقاش حول الدعوة في اندونيسيا  ثم قال الشيخ لذي الاكمل يبلغنا عنك انك تدافع عن الحجوري فقال ذو الاكمل اما قبل التحذير منه ومما وقع فيه فنعم ومثلي مثل كل سلفي في ذلك واما بعد التحذير منه وبيان ما عنده من طوام فلا والله ما دافعت عنه وانما هذه تهمة يريد بعض الناس الصاقها بي وانا منها براء. وكذلك سأله عن ذي القرنين هل تدافع عنه او لك علاقة به فاجاب ذو الاكمل بقوله بل لي كلام في مناصحته ولم يرجع ولم يسمع نصحي. ثم عاود الزيارة الاخ ذو الاكمل للشيخ ومعه اخونا اسامة بن عطايا ولم يطرده الشيخ  .فاقول علام هذا الكذب وهذا التلفيق على اخينا السلفي ذي الاكمل لماذا هذا السعي في تمزيق السلفية في البلاد الاندونيسية  انا اقول لمروجي هذه الاكاذيب اتقوا الله وراقبوه واعلموا انكم مسؤولون عن هذه الافتراآت والاكاذيب. وقد تكلمت في بداية الدورة الثالثة ان من كان لديه على اخوانه شيء فليجلس مع اخوانه عند المشايخ في المدينة النبوية لكي تحل المشاكل ويعرف من هو المفرق ومن هو الحريص على جمع الكلمة  .اعود واقول ليتق الله الجميع وكفانا تمزيقا للدعوة. 
والله الهادي الي سواء السبيل..

وكتبه الراجي عفو ربه الكريم
رزيق بن حامد القرشي
في صبيحة يوم الخميس.

Syi'ar Sunnah

Instagram