Puasa Arafah


Makna Puasa Hari Arafah menggugurkan dosa - dosa dalam dua Tahun ,  sebelum dan sesudahnya - Asy Syaikh Al'allaamah Sholeh Alfauzan 

Diterjemah oleh Muhammad RizQ

Maka pada hari ini terdapat keutamaan yang agung, dan tatkala Shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasanya, dia bersabda :


Puasa Arafah 9 Dzul Hijjah menggugurkan dosa setahun yang yang lalu dan setahun yang akan datang 

Yaitu, kedepan dia akan menghapuskan didalam dua tahun, ini menunjukkan atas keutamaan berpuasa di hari Arafah.
Menggugurkan Setahun Yang berlalu , ini merupakan perkara yang jelas , karena dia akan menghapuskan dosa - dosa yang telah ada dan terjadi , akan tetapi keberadaannya sebagai penggugur Setahun yang akan datang, sementara belum terjadi darinya sesuatu apapun maka didalam hal ini terdapat problem , bagaimana dia menghapus sesuatu yang belum 
terjadi ?

    Maka Para Ulama mengatakan yaitu menghilangkan didalam setahun yang akan datang: bahwasannya dia akan diberi Taufiq didalam menjauhi berbagai maksiat didalam setahun mendatang, atau seandainya dia melakukan kemaksiatan maka sungguh dia akan diberi Taufiq untuk bertaubat. Maka inilah makna menggugurkan dosa - dosa didalam setahun yang akan datang.

Soal : Apakah yang akan dihapus dosa - dosa besar dan kecil atau hanya yang kecil saja ?

Jawab :  Penghapusan hanya dikhususkan bagi dosa - dosa yang kecil, adapun yang besar maka tidak akan digugurkan kecuali dengan BERTAUBAT, berdasarkan firman Allah Jalla wa 'aala { Jika seandainya kalian menjauhi dosa - dosa besar yang kalian dilarang darinya , maka kami akan menghapuskan dari kalian dosa - dosa kecil kalian }

Hanya saja dicintai puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di arafah, adapun yang Wukuf di Arafah maka sesungguhnya dia dalam keadaan berbuka pada hari tersebut , mencontoh kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam , sesungguhnya beliau Wukuf dalam keadaan berbuka di hari ini ))

[ Tashiilul ilmaam 231 / 3 ]

diambil dari 
Multaqa Salafy Indonesia

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Teks Asli



معنى تكفير صيام يوم عرفة 
لسنتين قبله وبعده 

ﺍﻟﺸﻴﺦ العﻻمة ﺻﺎﻟﺢ ﺍﻟﻔﻮﺯﺍﻥ :

((ﻓﻬﺬﺍ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﻓﻴﻪ ﻓﻀﻞ ﻋﻈﻴﻢ ، 
ﻭﻟﻤﺎ ﺳﺌﻞ ﷺ ﻋﻦ ﺻﻴﺎﻣﻪ ﻗﺎﻝ : ‏ (ﻳﻜﻔﺮ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﻤﺎﺿﻴﺔ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﺒﺎﻗﻴﺔ ‏) ﻳﻌﻨﻲ ﺍﻟﻤﺴﺘﻘﺒﻠﺔ ﻳﻜﻔﺮ ﺳﻨﺘﻴﻦ ، ﻫﺬﺍ ﻳﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﻓﻀﻞ ﺻﻮﻡ ﻳﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ .
ﻳﻜﻔﺮ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﻤﺎﺿﻴﺔ ﻫﺬﺍ ﻭﺍﺿﺢ ﻷﻧﻪ ﻳﻜﻔﺮ ﺳﻴﺌﺎﺕ ﻣﻮﺟﻮﺩﺓ ﻭﺣﺎﺻﻠﺔ ﻭﻟﻜﻦ ﻛﻮﻧﻪ ﻳﻜﻔﺮ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﻤﺴﺘﻘﺒﻠﺔ ﻭﻫﻮ ﻟﻢ ﻳﺤﺼﻞ ﻣﻨﻪ ﺷﺊ ﻓﻬﺬﺍ ﻓﻴﻪ ﺇﺷﻜﺎﻝ ، ﻛﻴﻒ ﻳﻜﻔﺮ ﺷﻴﺌﺎ ﻟﻢ ﻳﺤﺼﻞ
⬅ﻓﻘﺎﻟﻮﺍ ﻳﻌﻨﻲ ﻳﻜﻔﺮ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﺒﺎﻗﻴﺔ : ﺃﻧﻪ ﻳﻮﻓﻖ ﻓﻲ ﺗﺠﻨﺐ ﺍﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﺘﻲ ﺑﻌﺪﻫﺎ ، ﺃﻭ ﺃﻧﻪ ﺇﻥ ﺣﺼﻠﺖ ﻣﻨﻪ ﻣﻌﺼﻴﺔ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻮﻓﻖ ﻟﻠﺘﻮﺑﺔ ﻓﻬﺬﺍ ﻣﻌﻨﻰ ﻳﻜﻔﺮ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﺒﺎﻗﻴﺔ .

ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ : ﻭﻫﺬﺍ ﺍﻟﺘﻜﻔﻴﺮ ﻟﻠﻜﺒﺎﺋﺮ ﻭﺍﻟﺼﻐﺎﺋﺮ ﺃﻡ ﺧﺎﺹ ﺑﺎﻟﺼﻐﺎﺋﺮ ؟
ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ : 
((ﺍﻟﺘﻜﻔﻴﺮ ﺧﺎﺹ ﺑﺎﻟﺼﻐﺎﺋﺮ ﺃﻣﺎ ﺍﻟﻜﺒﺎﺋﺮ ﻓﻼ ﺗﻜﻔﺮ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﺘﻮﺑﺔ ، ﻟﻘﻮﻟﻪ ﷻ : ﴿ ﺇﻥ ﺗﺠﺘﻨﺒﻮﺍ كبائرﻣﺎ ﺗﻨﻬﻮﻥ ﻋﻨﻪ ﻧﻜﻔﺮ ﻋﻨﻜﻢ ﺳﻴﺌﺎﺗﻜﻢ ﴾ .
 ﻭﻟﻜﻦ ﺇﻧﻤﺎ ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺻﻮﻡ ﻳﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ ﻟﻐﻴﺮ ﻭﺍﻗﻒ ﺑﻬﺎ ، ﺃﻣﺎ ﺍﻟﻮﺍﻗﻒ ﺑﻌﺮﻓﺔ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻔﻄﺮ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻗﺘﺪﺍﺀ ﺑﺎﻟﻨﺒﻲ ﷺ ﻓﺈﻧﻪ ﻭﻗﻒ ﻣﻔﻄﺮﺍ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻴﻮﻡ)) .


‏[ ﺗﺴﻬﻴﻞ ﺍﻹﻟﻤﺎﻡ ٢٤١/٣ ‏].

Syi'ar Sunnah

Instagram