Kamu Menuntut Dalil Dari Orang Jahil Akan Membuang Waktu
Berkata Al 'Allaamah Muhammad Amaan AlJaamiy rahimahulloh:
""dan tuntutanmu kepada orang jahil dengan dalil akan menyia-yiakan waktu,
Yang demikian itu diatsarkan dari Imam Asy-syaafi'i rahimahulloh dari ucapannya-jika itu shohih-:
"Tidaklah saya berdialog dengan orang 'alim melainkan saya taklukan dia, dan akan tetapi tidaklah saya berdialog dengan orang jahil melainkan dia menaklukanku.
Karena orang jahil tidak ada mengemukakan/mendahulukan dalil,
Ketika engkau membungkamnya maka dia akan mencelamu dan mencacimu dan akan mengacungkan tangannya dengan tongkat/kayu !".
Ini adalah dalil/hujjahnya orang yang lemah yaitu isaa`ah/menyakiti orang..."".
Syarah Alqowaa'idil Arba'ah: hal. (52).
Abu Hammaam Zaid bin Zainal Akhyar
غفر الله له ولوالديه وللمسلمين
Multaqo Salafiy Indonesia -TAs Riau
مُطالبتك الجاهل بالدليل ؛ تضييع للوقت !
يقول العلامة محمد أمان الجامي رحمه الله
:"ومطالبتك الجاهل بالدليل تضييع للوقت ،
ذلك يُؤثر عن الإمام الشافعي قوله-إن صح- :
"ما ناظرت عالماً ؛ إلا غلبته ، وما ناظرت جاهلاً ؛ إلا غلبني" ،
لأن الجاهل ؛ لا يقدم الدليل إذا أفحمته يسبك ، ويشتمك ، ويمد يده إلى العصا !
هذا دليل العاجز وهو الإساءة.."
شرح القواعد الأربعة
صفحة٥٢)
