FAEDAH-FAEDAH SEPUTAR HARI RAYA

بِسْمِ الله الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

📚  *FAEDAH-FAEDAH SEPUTAR HARI RAYA*

❓ *Apa Hukumnya mengucapkan*

*تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكم*

*ketika Hari Raya?*

🔑 *Jawab:*

Adapun dari Nabi ﷺ, maka tidak diriwayatkan Nabi ﷺ ada mengucapkan ucapan ini. Namun hal ini datang dari sekelompok sahabat Nabi ﷺ.

🖋 Disebutkan di dalam kitab Al-Mughniy karya Imam Ibnu Qudaamah -rohimahullah ta'aalaa-:

أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ زِيَادٍ، قَالَ: كُنْت مَعَ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ وَغَيْرِهِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - فَكَانُوا إذَا رَجَعُوا مِنْ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لَبَعْضٍ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

Bahwasanya Muhammad bin Ziyaad berkata: "Adalah aku pernah bersama Abu Umaamah Al-Baahiliy dan selainnya dari para sahabat Nabi ﷺ, maka adalah mereka (para sahabat Nabi tersebut) apabila pulang dari sholat 'Id, maka sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

(Semoga Allah menerima amalan kami dan amalanmu)"

Berkata Ibnu Qudamah: "Berkata Imam Ahmad: 'Sanad atsar Abu Umaamah ini jayyid (bagus)"

✅ Dan juga disebutkan oleh Ibnu Qudamah bahwasanya Imam Ahmad berkata dalam masalah ini:

وَلَا بَأْسَ أَنْ يَقُولَ الرَّجُل لِلرَّجُلِ يَوْمَ الْعِيدِ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

"Dan tidak apa-apa bagi seseorang untuk berkata kepada orang lain ketika hari 'Id:  تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك  "

Sebagaimana diriwayatkan juga bahwasanya Imam Ahmad berkata: "Adapun aku, maka aku tidak memulai ucapan tersebut kepada seorang pun. Namun apabila diucapkan kepadaku maka aku pun akan membalasnya (menjawabnya)"

📖 Lihat kitab Al-Mughnii, Pasal:
  قَوْل النَّاس فِي الْعِيدَيْنِ تَقْبَل اللَّه مِنَّا وَمِنْكُمْ

🎙 Dan berkata Syaikhul Islam tentang masalah ini:

أَمَّا التَّهْنِئَةُ يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ إذَا لَقِيَهُ بَعْدَ صَلَاةِ الْعِيدِ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَأَحَالَهُ اللَّهُ عَلَيْك وَنَحْوُ ذَلِكَ فَهَذَا قَدْ رُوِيَ عَنْ طَائِفَةٍ مِنْ الصَّحَابَةِ أَنَّهُمْ كَانُوا يَفْعَلُونَهُ وَرَخَّصَ فِيهِ الْأَئِمَّةُ كَأَحْمَدَ وَغَيْرِهِ. لَكِنْ قَالَ أَحْمَد: أَنَا لَا أَبْتَدِئُ أَحَدًا فَإِنْ ابْتَدَأَنِي أَحَدٌ أَجَبْته وَذَلِكَ لِأَنَّ جَوَابَ التَّحِيَّةِ وَاجِبٌ وَأَمَّا الِابْتِدَاءُ بِالتَّهْنِئَةِ فَلَيْسَ سُنَّةً مَأْمُورًا بِهَا وَلَا هُوَ أَيْضًا مِمَّا نُهِيَ عَنْهُ فَمَنْ فَعَلَهُ فَلَهُ قُدْوَةٌ وَمَنْ تَرَكَهُ فَلَهُ قُدْوَةٌ. وَاَللَّهُ أَعْلَمُ.

"Adapun ucapan selamat ketika Hari 'Id, yaitu sebagian orang mengucapkan kepada sebagian yang lain jika bertemu selesai sholat 'Id (  تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ) dan ( أَحَالَهُ اللَّهُ عَلَيْك) dan yang semisal ini, maka telah diriwayatkan dari sekelompok sahabat Nabi bahwasanya mereka dahulu mengerjakan hal ini. Dan telah memberi keringanan (memperbolehkan) akan masalah ini para Imam seperti Ahmad dan selainnya. Akan tetapi berkata Imam Ahmad: "Aku tidak memulai duluan kepada seorangpun, akan tetapi jika ada yang memulai mengucapkannya kepadaku maka akupun menjawabnya (membalasnya)". Yang demikian ini karena membalas ucapan selamat adalah wajib, sedangkan (masalah) memulai ucapan selamat maka bukanlah ia sunnah yang diperintahkan, namun bukan juga dia diantara hal yang dilarang. Maka barangsiapa yang mengerjakannya maka dia memiliki teladan, dan barangsiapa yang meninggalkannya maka dia juga memiliki teladan. Wallahu a'lam" .

💎 Majmu' Fatawa juz 24 hal. 253

💡 Faedah:

Adapun balasan ucapan ini, maka bisa dengan lafazh yang sama:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ

atau bisa juga hanya dengan ucapan: 

  وَمِنْكُمْ

_Baarokallahu fiikum..._
Semoga Allah memberkahi kita semua..

🖋 Abu Misykah Karim

📚 Channel Telegram Bahagia dengan Islam:

🇮🇩 Multaqo Ahlil Hadits Indonesia - TAS Riau

📨 Sebarkan yuk,
Semoga bermanfaat bagi kita semua, semoga menjadi amal jariyah kita semua..

🍃🍂🍃

Syi'ar Sunnah

Instagram