PUASA SYAWWAL

بسم الله الرحمن الرحين

💎 *MUTIARA HADITS*

🕋  *JANGAN LUPA PUASA SYAWWAL*

🌙 Saudara-saudariku, semoga Allah merahmati kita semua..

Hari ini Sabtu 16 Juni, kita sudah memasuki tanggal 2 dari bulan Syawwal.

Barangsiapa yang ingin berpuasa Syawwal, maka sudah mulai bisa berpuasa mulai hari ini.

🎙 Rosulullah ﷺ bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

*"Barangsiapa yang berpuasa Romadhon, kemudian mengikutinya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawwal maka dia seperti berpuasa setahun penuh"*

📖 H.R. Muslim no. 1164 dari sahabat Abu Ayyub Al-Anshoriy -rodhiyallahu 'anhu-

💡 Pada Hadits ini terdapat keutamaan akan berpuasa 6 hari dibulan Syawwal, yaitu bahwasanya pahala bagi orang yang berpuasa Romadhon kemudian ditambah dengan puasa 6 hari dibulan Syawwal maka pahalanya seperti dia berpuasa setahun penuh.

❓Mengapa dia seperti berpuasa setahun penuh?

🔑 Jawab: Karena amal kebaikan dalam Islam itu paling sedikit dibalas dengan 10 kali lipatnya. Sementara seseorang yang dia berpuasa Romadhon kemudian ditambah 6 hari di bulan Syawwal berarti dia berpuasa 36 hari. Jika dikali 10 berarti dia sama dengan berpuasa 360 hari. Sehingga dia dianggap seperti berpuasa satu tahun.

❓ Apakah puasa Syawwal harus 6 hari langsung, ataukah boleh terpisah-pisah?

🔑 Jawab: Puasa Syawwal boleh terpisah-pisah tidak mesti harus langsung 6 hari sekaligus. Yang penting dikerjakannya ketika masih bulan Syawwal.

Karena tidak dalil yang menyebutkan harus dilakukan berturut-turut.

❓ Bagi yang memiliki hutang puasa Romadhon, apakah harus membayar hutangnya tersebut terlebih dahulu baru boleh berpuasa Syawwal, ataukah tidak mesti membayar hutangnya tersebut terlebih dahulu?

🔑 Jawab: Tentang masalah ini ada perbedaan pendapat dikalangan Ulama.

📕 Sebagian Ulama berpendapat bahwasanya: mereka yang memiliki hutang puasa Romadhon maka wajib untuk membayar hutangnya terlebih dahulu, barulah setelah itu dia berpuasa Syawwal. Barangsiapa yang belum membayar hutangnya maka dia tidak bisa mendapatkan keutamaan di dalam hadits di atas.

Dalilnya: karena di hadits tersebut Rosulullah ﷺ menyatakan *"barangsiapa yang berpuasa Romadhon* kemudian mengikutinya dengan puasa Syawwal", sementara orang yang masih memiliki hutang puasa Romadhon maka dikatakan belum berpuasa Romadhon karena dia masih memiliki hutang.

📗 Sebagian Ulama yang lain berpendapat: boleh berpuasa Syawwal walaupun belum membayar hutang puasa Romadhonnya.

Dalilnya: karena Rosulullah ﷺ tidak menjelaskan harus membayar hutang puasa dahulu baru bisa berpuasa Syawwal, berarti hukum asalnya yang penting seseorang itu telah berpuasa Romadhon maka walaupun dia memiliki hutang maka tidak apa-apa dia berpuasa Syawwal.

Dan juga berdasarkan dengan perbuatan istri Nabi 'A-isyah -rodhiyallahu 'anhaa-, sebagaimana di Shohih Bukhoriy-Muslim, bahwasanya 'A-isyah baru membayar hutang puasa Romadhonnya ketika bulan Sya'ban karena sibuk melayani Rosulullah ﷺ.

Kata Ulama kelompok yang kedua ini: tidak terbayangkan jika 'A-isyah meninggalkan keutamaan puasa Syawwal.

Sehingga di sini dalil bahwasanya boleh puasa Syawwal terlebih dahulu baru kemudian membayar hutang puasa Romadhonnya.

Wallahu a'lam.

💡 Yang lebih hati-hati sebaiknya jika kita mampu maka kita membayar hutang puasa kita terlebih dahulu, tetapi jika memang waktunya mepet seperti sudah mau habis bulan Syawwal maka tidak apa-apa in syaa-Allah​ kita berpuasa Syawwal terlebih dahulu baru setelah itu kita membayar hutang puasa kita tersebut.

_Baarokallahu fiikum.._
Semoga Allah memberkahi kita semua..

🖋 Abu Misykah Karim

🔊 Channel Telegram Bahagia dengan Islam:

🇮🇩 Multaqo Ahlil Hadits Indonesia - TAS Riau

📨 Yuk sebarkan
Semoga bermanfaat bagi kita semua, semoga menjadi amal jariyah kita semua..

🍃🍂🍃

Syi'ar Sunnah

Instagram